6 Januari 2026

Ancaman PHK Teknologi di Indonesia

GELOMBANG pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sektor teknologi global dengan lebih dari 300.000 karyawan dipecat sejak 2024, menunjukkan krisis struktural, bukan sekadar koreksi pasar. Perusahaan seperti Google, Meta, dan Amazon memangkas tim usai tahun-tahun ekspansi berlebihan. Sementara startup bergantung pada pendanaan mudah kini terjungkal saat modal mengering. Indonesia, sebagai salah satu ekosistem startup terbesar di Asia Tenggara, ikut terancam akibat ketergantungannya pada investasi asing dan pertumbuhan tanpa profitabilitas. Akar masalahnya terletak pada model bisnis "growth at all costs" yang rapuh, overhire massal, dan tekanan makroekonomi seperti kenaikan suku bunga AS.

Banyak startup, termasuk unicorn Indonesia, terlalu fokus pada valuasi tinggi ketimbang keberlanjutan bisnis. Ketika pendanaan menyusut, PHK menjadi solusi instan, pola yang mengungkap kerentanan ekosistem digital global, termasuk di Indonesia.

Dampaknya bagi Indonesia bisa dua arah: krisis talenta jika pasar kerja lokal dibanjiri pencari kerja, atau peluang emas untuk membangun ketahanan sektor teknologi. Gelombang PHK ini harus jadi momentum mendorong kewirausahaan berbasis solusi nyata, reskilling tenaga kerja, dan diversifikasi pendanaan. Startup perlu beralih dari mentalitas "burn money" ke pendekatan bisnis berkelanjutan, didukung kolaborasi pemerintah, korporasi, dan institusi pendidikan. Fenomena ini adalah peringatan keras: tanpa perubahan fundamental, Indonesia hanya akan jadi penonton dalam krisis berikutnya. PHK massal bukan sekadar tren, melainkan bukti kegagalan model pertumbuhan artifisial. Jika ekosistem teknologi nasional tidak segera berbenah memprioritaskan profitabilitas, inovasi riil, dan kemandirian pendanaan, maka gelombang selanjutnya akan lebih menghancurkan. Tidak ada lagi narasi "unicorn" yang bisa menutupinya..................

BACA SELENGAKAPNYA PADA sumber: https://money.kompas.com/read/2025/05/09/165412526/ancaman-phk-teknologi-di-indonesia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sebelum memberi komentar mohon awali dengan menuliskan data sbb : nama/npm/kelas kuliah/absensi kuliah