1 Desember 2019

LATIHAN METODE PENELITIAN 2

BAB 1
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Tujuan dari pengawasan intern adalah untuk melindungi harta kekayaan (asset) suatu badan (organisasi), dapat dipercayanya catatan keuangan, meningkatkan efesiensi kerja dan dapat mendorong ditaatinya kebijakan yang telah ditetapkan oleh manajemen. Untuk dapat memenuhi syarat bagi adanya suatu pengawasan yang baik, hendaknya struktur organisasi dapat memisahkan fungsi-fungsi operasional penyimpanan dan pencatatan. Pemisahan fungsi-fungsi ini diharapkan dapat mencegah timbulnya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh manusia.
         Perkembangan perusahaan yang semakin besar dan mempunyai persoalan-persoalan yang lebih rumit dalam pengaturan kegiatan-kegiatannya di bandingkan dengan perusahaan yang berskala kecil. Pada perusahaan kecil, umumnya tidak ada pemisahan antara pemilik dan pengurus karena bidang usahanya tidak begitu luas, sehingga memungkinkan pemilik perusahaan sekaligus menjadi pengurus. Dalam hal ini pemilik perusahaan mengetahui semua kegiatan yang terjadi dalam perusahaan, sehingga tidak terlihat suatu kebutuhan yang mendesak akan bantuan dari pihak lain untuk memberikan informasi-informasi mengenai keadaan perusahaan yang berguna baginya dalam pengambilan keputusan.
Dengan banyaknya aktivitas perusahaan maka akan timbul berbagai kesukaran   yang dihadapi pimpinan untuk melakukan pengawasan secara langsung terhadap kegiatan perusahaan. Suatu hal yang paling berpengaruh dalam perkembangan skala operasi perusahaan masalah kas. Pengelola kas yang ada di perusahaan semakin penting dan memerlukan perhatian yang khusus untuk mencapai efesiensi dan efektifitas, usaha ini dapat dicapai apabila pengawasan intern kas dilaksanakan dengan baik. Pengawasan intern harus ditetapkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan kebutuhan tersebut dapat diketahui dengan melihat pengalaman-pengalaman tahun lalu.
Seperti yang telah dijelaskan oleh Wing Wahyu Winarno (1994, hal 90) dalam tujuan dilaksanakannya pelaksanaan intern untuk mencegah atau menghindari perusahaan dari berbagai kecurigaan, yang disebabkan berbagai hal, misalnya;
1.      Penggunaan sumberdana secara berlebihan
2.      Proses pengambilan keputusan yang tidak tegas.
3.      Kesalahan pencatatan data.
4.      Kerusakan berbagai catatan.
5.      Hilang atau rusaknya suatu aktiva karena kelalaian karyawan.
6.      Ketidakpatuhan karyawan terhadap manajemen.
7.      Penyelewengan yang dilakukan oleh karyawan
Pengawasan dalam satu periode hendaknya meliputi pada penerimaan dan pengeluaran kas. Maka untuk itu diperlukan pengawasan terhadap sumber penerimaan kas seperti penjualan tunai, penerimaan piutang, dan penerimaan-penerimaan lain seperti pendapatan dari hasil pendapatan penjualan aktiva tetap. Namun pengawasan juga diperlukan terhadap setiap pengeluaran dilakukan oleh perusahaan seperti pembanyaran hutang maupun pembayaran gaji dan upah, pembanyaran biaya admistrasi perusahaan dan lain-lain.
Kas juga dapat dilihat dari sifatnya yaitu kas merupakan aktiva perusahaan yang paling mudah untuk disalah gunakan dan diselewengkan dibandingkan dengan aktiva yang lain. Untuk mencegah hal tersebut maka perlu disusun pengawasan sedemikian rupa yang mendukung terlaksananya pengawasan yang baik terhadap harta perusahaan yang biasanya disebut dengan pengawasan intern perusahaan.
PT. Bank Sumut Cabang Utama Medan merupakan suatu perusahaan milik daerah yang bergerak dibidang perbankan, tentunya kegiatan usahanya memberikan pelanyanan atau jasa perbankan pada masyarakat yang menjadi konsumennya, tidak terlepas dari pengeluaran kas, dalam kegiatannya tidak mudah untuk mengawasi aktivitas yang berkaitan dengan kas oleh sebab itu diperlukan suatu pengawasan intern yang memadai terhadap aktiva tersebut.
Didalam kegiatan operasionalnya PT. Bank Sumut Cabang Utama Medan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk tabungan daerah, selain itu juga mereka memberikan pelayanan dalam bentuk pinjaman atau kredit kepada masyarakat. Untuk itu diperlukan pemisahan antara biaya propisi dan komisi untuk nasabah dengan beban operasi perusahaan seperti beban listrik, air dan telepon serta biaya administrasi umum lainnya. Pemisahan antara biaya propisi dan komisi untuk nasabah dengan biaya administrasi umum belum terlihat jelas. Kondisi seperti ini menyebabkan perusahaan wajib menetapkan manajemen yang baik dan sesuai dengan peraturan dalam pengawasan pengeluaran kas agar tidak terjadi penyelewengan dan penyalahgunaan uang kas.
Kas merupakan harta yang paling lancar dalam operasinya. Kas juga merupakan salah satu unsur harta yang mudah disembunyikan atau disalah gunakan. Maka untuk dapat mencegah penyalahgunaan atau penyelewengan terhadap kas, diperlukan pengawasan yang baik dan seksama agar penyalahgunaan dapat diperkecil, semakin efektif pengawasan intern pada suatu perusahaan maka keselamatan atau keamanan harta benda khususnya kas perusahaan dapat lebih terjamin.
Sistem pengawasan intern tidak hanya direncanakan untuk dapat mendeteksi adanya kesalahan-kesalahan tetapi lebih utama pada usaha mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan penyalahgunaan uang kas perusahaan. Demikian pentingnya keberadaan uang kas bagi perusahaan dalam menjalankan operasinya sehingga memerlukan perhatian yang khusus dan membuat penulis mencoba untuk membahas permasalahan tersebut dalam bentuk skripsi dengan judul .................................................................


 Diminta : Apa judul proposal skripsi ini dan sempurnakan BAB 1 proposal skripsi ini 

24 November 2019

LATIHAN METODE PENELITIAN 1

Abstrak

Indikator adanya manajemen modal kerja yang baik adalah adanya efisiensi modal kerja. Makin pendek periode perputaran modal kerja, makin cepat perputarannya sehingga perputaran modal kerja makin tinggi dan perusahaan makin efisien yang pada akhirnya rentabilitas meningkat. Dalam penentuan kebijakan modal kerja yang efisien, perusahaan di hadapkan pada masalah adanya pertukaran (trade off) antara faktor likuiditas dan profitabilitas. Jika perusahaan memutuskan menetapkan modal kerja dalam jumlah yang besar, kemungkinan likuiditas akan terjaga namun kesempatan untuk memperoleh laba yang besar akan menurun pada akhirnya berdampak pada menurunnya profitabilitas. Selain masalah tersebut diatas perusahaan juga dihadapkan pada masalah penentuan sumber dana. Jika perusahaan menggunakan lebih banyak hutang dibanding modal sendiri maka tingkat solvabilitas akan menurun karena beban bunga yang harus di tanggung juga meningkat. Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya profitabilitas. Permasalahan yang diungkap: adakah pengaruh efisiensi modal kerja, likuiditas, dan solvabilitas terhadap profitabilitas baik secara parsial maupun simultan? Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana dan seberapa besar pengaruh efisiensi modal kerja, likuditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas baik secara parsial maupun simultan pada perusahaan-perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2005-2008.
Populasi dalam penelitian ini perusahaan kelompok industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2005-2008. Sampel yang diteliti sebanyak 14 perusahaan dengan cara purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi efisiensi modal kerja (WCT), likuiditas (CR), solvabilitas (DAR) sebagai variabel bebas dan profitabilitas (ROI) sebagai variabel terikat. Data diperoleh melalui data sekunder dari BEI dan dianalisis menggunakan regresi berganda.
Hasil analisis regresi menunjukkan efisiensi modal kerja, likuiditas dan solvabilitas berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan industri barang konsumsi yang terdafatar di BEI dari tahun 2005-2008 yaitu sebesar 87,3% terbukti dari pvalue = 0,000 < 0,05. Secara parsial likuiditas berpengaruh positf dan signifikan terhadap profitabilitas, namun efisiensi modal kerja dan solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan kepada pihak manajemen untuk mempertahankan efisiensi modal kerjanya dan perusahaan harus mengelola likuiditas dan solvabilitasnya secara efektif dan efisien untuk menghasilkan laba usaha yang memadai.
Kata Kunci: Efisiensi modal kerja, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas

Diminta jawablah pertnyaan  berikut ini :
1.      Apa jenis penelitian ini
2.      Apa rumusan masalah penelitian ini
3.      Jelaskan variabel penelitian ini
4.      Jelaskan metode pengumpulan data
5.      Jelaskan identifikasi masalah penelitian ini

11 Oktober 2019

PENELITIAN AKUNTANSI

PERTEMUAN 1 DAN 2 KULIAH OFFLINE DI KELAS DAN SETERUSNYA KULIAH ONLINE SAMPAI ADA PERINTAH KULIAH OFF LINE (DI KELAS)

SEMUA BAHAN KULIAH SILAHKAN DOWNLOAD PADA MENU BAHAN KULAIH PADA BLOGSPOT INI (FOLDER PENELITIAN AKUNTANSI)
LOGIN E LEARNING MAHASISWA FEB UMSU

USERNAME : npm@umsu.ac.id
PASSWORD : npm

BLOGSPOT INI ADALAH MEDIA KOMUNIKASI TAMBAHAN DILUAR E LEARNING SILAHKAN BERTANYA PADA KOLOM KOMENTAR

27 September 2019

RENCANA PEMBELAJARAN METODOLOGI PENELITIAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) METODOLOGI PENELITIAN MENJELASKAN TUJUAN PEMEBELAJARAN, KOMPETENSI YANG AKAN DIBENTUK, MATERI KULIAH, METODE PEMBELAJARAN DAN KRITERIA PENILAIAN UNTUK MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN. MAHASISWA SILAHKAN DOWNLOAD RPS METOPEL. MAHASISWA WAJIB MEMILIKI BUKU UTAMA UNTUK KELANCARAN MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS (PEMBELIAN BUKU DAPAT MENGHUBUNGI PAK ARFAN IKHSAN (HP.081262062511 / 08566202573).



MATERI KULIAH DAPAT DI DOWNLOAD DISINI . MAHASISWA WAJIB MENGERJAKAN MATERI REPORT PADA LEMBAR KERJA MAHASISWA DENGAN LANGKAH-LANGKAH SEBAGAI BERIKUT :
  1. BACA DAN FAHAMI ISI BAB-BAB PADA  BUKU UTAMA
  2. PILIH SOAL PADA BAB TERKAIT YANG AKAN DIJAWAB
  3. JAWABLAH SOAL PADA LINK BERIKUT : LEMBAR KERJA MAHASISWA 
  4. SETELAH MENJAWAB KLIK TOMBOL "KIRIM" WALAUPUN BELUM MENJAWAB SEMUA SOAL
  5. SEMPURNAKAN JAWABAN PADA LINK KERTAS KERJA MAHASISWA JIKA SEMUA SOAL BELUM DIJAWAB PALING LAMA SEBELUM PERTEMUAN KE 12
SELAIN MATERI REPORT DALAM PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA WAJIB MENGERJAKAN TUGAS REPORT, JURNAL REPORT DAN MINI RESEARCH PADA LEMBAR KERJA MAHASISWA DENGAN BAHAN-BAHAN DAPAT DI DOWNLOAD SEBAGAI BERIKUT :


SOAL-SOAL PENUGASAN BERHUBUNGAN DENGAN BAHAN-BAHAN TERSEBUT DOWNLOAD DISINI




14 Maret 2019

KUIS 1 TEORI AKUNTANSI

Berikut ini transaksi dan peristiwa  yang berhubungan dengan laporan keuangan PT.UBARABIR PRIMA,TBK selama tahun 2008 :
1.      Tahun 2007 perusahaan berdiri tanggal 28 juni dan laporan laba rugi pertama sekali disajikan 6 bulan kemudian.Tahun 2008 laporan keuangan disajikan tanggal 28 Desember.
2.      Neraca per 28 Desember 2008 berisi seluruh aktiva dan kewajiban
3.      Laporan keuangan yang disajikan adalah neraca dan laporan laba rugi
4.      Laporan keuangan disajikan dalam bentuk neraca lajur agar terlihat alur hubungannya dengan penyesuaian
5.      Sengketa tentang sebidang  tanah milik perusahaan dengan pihak ketiga tidak disajikan dalam neraca
6.      Catatan atas laporan keuangan juga disajikan menjelaskan argumen logis penggunaan metode akuntansi tertentu.
7.      Perusahaan menerbitkan 3 jenis laporan keuangan : laporan keuangan intern,laporan keuanngan fiskal,dan laporan keuangan ektern.
8.      Hutang garansi disajikan sebagai kewajiban dalam neraca
9.      Laporan arus kas tidak disajikan.
10.  Laporan keuangan diaudit oleh auditor independen

Diminta :

Jelaskan hubungan masing-masing transaksi dan peristiwa diatas dengan sifat dasar akuntansi !

1 Maret 2019

MATERI KULIAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK LANJUTAN

SILAHKAN DOWNLOAD DISINI

10 Februari 2019

KONTRAK BELAJAR TEORI AKUNTANSI SEMESTER 6

SILAHKAN DI download disini KEMUDIAN DIBACA DAN DIKERJAKAN INTRUKSI-INSTRUKSI YANG TELAH DITETAPKAN . SELAMAT BELAJAR